Tuesday, March 21, 2017

Jangan Sombong, karna kita semuanya itu serba orang lain

*Afwan ana share dari group tetangga* 👍

*SERBA ORANG LAIN*
“JANGAN SOMBONG “

Lahir: Dilakukan oleh *orang lain*
Nama: Diberikan oleh *orang lain*
Pendidikan: Diberikan *orang lain*
Gaji: Diberikan oleh *orang lain*
Kehormatan: Diberikan *orang lain*
Mandi pertama & terakhir:
Dilakukan oleh *orang lain*
Harta setelah meninggal :
Diambil, dinikmati *orang lain*
Pemakaman : Dilakukan *orang lain*

*Jadi yg kaya, jangan sombong /arogan yg miskin jangan minder.

Baca perkataan Steve Jobs pemilik kekayaan Rp. 67 Triliun (Forbes).

Kata2 terakhirnya menjelang maut menjemputnya:

Dalam dunia bisnis, aku adalah simbol dari kesuksesan, se-akan2 harta dan diriku tidak terpisahkan, karena hobiku adalah bekerja.

Saat ini aku berbaring di rumah sakit, merenungi jalan kehidupanku, kekayaan, nama, dan kedudukan, semuanya itu tidak ada artinya lagi.

Sekarang aku menyadari,
seseorang asal memiliki harta secukupnya untuk digunakan dirinya saja itu sudah cukup. Mengejar kekayaan tanpa batas itu bagaikan monster yang mengerikan.

Harta kekayaan yang aku peroleh saat aku sehat, tak mungkin bisa aku bawa pergi. Yg aku bisa bawa adalah kasih Allah dan kebaikan2 yang aku sudah perbuat. Hanya penyertaan Allah yang bisa memberi kekuatan & tenang.

Orang lain bisa bukakan mobil untukmu, orang lain bisa kerja untukmu, tapi tidak ada orang lain yang bisa menggantikan sakitmu.

Barang hilang bisa didapat kembali, tapi nyawa hilang tak bisa kembali lagi..

Dikehidupan ini akan sampai kepada tujuan achir hidup. Bagaikan panggung pentaspun, tirai panggung akan tertutup & berakhir.

Yang patut kita hargai & sayangkan adalah hubungan kasih antar keluarga, antara pasangan, anak dan kasih persahabatan antar-teman.
Yg paling harus dipelihara itu
hubungan kita dgn Allah.

*HARGAI SETIAP DETIK KEHIDUPAN UNTUK HAL2 BERMAKNA. ISI HIDUP DENGAN PERKARA2 YANG TIDAK BISA DIBELI DENGAN UANG*.

Sobahunnur wassurur 🌷 🙏

demo atau tidak?



*Pusat Informasi Aswaja*
Banyak pertanyaan kepada saya apakah saya
harus keluar untuk berdemo atau tidak? Dan sesungguhnya sumbernya, entah
mau berdemo atau tidak, selama hal tersebut yang tidak dilarang oleh Allah
Swt. dan selama tidak menimbulkan perpecahan bagi umat Islam, maka silakan
agar jangan sampai bertikai bagi yang berdemo dan yang tidak berdemo.
Hendaknya kaum Muslimin memahami bahwa kita mengagungkan agama Allah
dengan tidak mencaci berhala-berhalanya umat non-Muslim agar mereka tidak
balik mencaci Allah Swt.
Bagi yang keluar untuk berdemo, tidak boleh mencaci dan tidak boleh melanggar
aturan dan perintah agar tidak mengganggu yang lainnya. Sebagaimana
pemerintah tidak boleh melarang mereka yang berdemo dengan cara-cara yang
tidak benar, selama mereka berada di jalur yang sesuai syariat Allah Swt.
Silakan kalian berdemo tetapi jangan mencaci, jangan mendengki dan jangan
membenci, karena apabila dilakukan justeru membuat semakin runyam.
Begitupula orang yang tidak berdemo, tidak boleh mencela orang yang berdemo.
Kita berpesan pada mereka agar mereka berdemonstrasi yang damai, dengan
cara yang baik. Kita berpesan pada mereka yang tidak berdemonstrasi bahwa
mereka lebih mencari keamanan bagi dirinya, kedamaian bersama, dan jangan
lupa berdoa agar Islam tetap terjaga kemuliaannya hingga akhir nanti. Ini yang
kami pahami dari cara Nabi Muhammad Saw. dan para sahabat serta tabi’in.
Kami tidak akan mengajak massa kepada partai manapun, sebab kami hanya
mengajak kepada Allah Swt. Kita takut wajah kita akan menjadi hitam jika
kami salah mengambil pilihan karena memilih orang yang tidak diridhai Allah
Swt. Kami mengajak kepada Allah kepada semua partai, semua pejabat
pemerintahan dan semua kaum Muslimin, untuk memakai akal sehat agar
menggunakan cara-cara yang baik.
Tugas para ulama untuk mengajak umat kepada Allah Swt. Ulama bukan
menjadi barang dagangan untuk memuluskan kepentingan pribadi atau
kelompoknya. Kalau seandainya para pemimpin negara itu pantas untuk menjadi
kendaraan menuju surganya Allah maka aku akan mengikutinya.
Arahkan hati kalian untuk menuju rahmat Allah Swt. Marilah kita bersama
menghadap kepada Allah Swt. Ya Allah jauhkanlah Indonesia dari segala
perpecahan dan musibah. Amiin. Ya Allah jadikanlah hawa nafsu kami ikut
kepada apa yang diinginkan oleh Allah Swt. Amin.
(Petikan taushiyah Habib Umar bin Hafidz di Masjid Istiqlal)

Monday, March 20, 2017

Harga organ di pasar gelap

Penyebab banyak penculikan anak, 1 anak 5 milyar